Terjemahan

Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Q.S. Ali Iran [03]: 18)

Minggu, 12 Juli 2015

SILABUS PENDALAMAN FIQIH MA IAIN MATARAM



SILABUS MATA KULIAH PENDALAMAN FIQIH MA
JURUSAN PAI INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) MATARAM

1.         Identifkasi Mata Kuliah
Dosen                                        : Latif Sya’roni, M.H.I
Mata Kuliah                               : Pendalaman Fiqih MA
Nomor Kode                             : -
Jumlah SKS                               : 02
Semester                                    : VI (enam) a/b
Kelompok Mata Kuliah             : MKK Program Studi
Program Studi                           : PAI
Status Mata Kuliah                    : Mata Kuliah Wajib

2.         Kompetensi Mata Kuliah
selesai mengikuti mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu :
a)      Mengetahui dan memahami prinsip-prinsip, kaidah-kaidah, dan tatacara pelaksanaan hokum Islam baik yang menyangkut aspek ibadah maupun muamalah untuk dijadikan pedoman hidup dalam kehidupan pribadi dan social
b)      Melaksanakan dan mengamalkan dan atau mengajarkannya kepada orang lain ketentuan hukum Islam degan benar dan baik, sebagai perwujudan dari ketaatan dalam menjalankan agama Islam baik dalam hubungan dengan Allah swt. Dengan diri manusia itu sendiri, sesama manusia, dan mahluk lainnya maupun hubungan dengan lingkungannya

3.         Deskripsi
Fiqih merupakan bagian dari syari’ah Islamiyah, yaitu pengetahuan tentang hukum syari’ah Islamiyah yang berkaitan dengan perbuatan manusia yang telah dewasa dan berakal sehat (mukallaf) dan diambil dari dalil yang terinci. 
Hukum yang diatur dalam fiqh Islam itu terdiri dari hukum wajib, sunat, mubah, makruh dan haram; di samping itu ada pula dalam bentuk yang lain seperti sah, batal, benar, salah, berpahala, berdosa dan sebagainya.
Obyek pembicaraan Ilmu Fiqih adalah hukum yang bertalian dengan perbuatan orang-orang mukallaf yakni orang yang telah akil baligh dan mempunyai hak dan kewajiban.
1)      Ruang Lingkup
Ruang lingkup yang terdapat pada ilmu fiqih adalah semua hukum yang berbentuk amaliyah untuk diamalkan oleh setiap mukallaf (Mukallaf artinya orang yang sudah dibebani atau diberi tanggungjawab melaksanakan ajaran syariat Islam dengan tanda-tanda seperti baligh, berakal, sadar, sudah masuk Islam). Adapun secara khusus ruang lingkup mata pelajaran Fiqih MA adalah sebagai berikut:
1)        Memahami Syariah, Fiqih dan ibadah
2)        Pengurusan Jenazah
3)        Ketentuan Zakat dalam Islam
4)        Haji dan umrah
5)        Qurban dan Aqiqah
6)        Kepemilikan
7)        Perekonomian dalam Islam
8)        Pelepasan dan Perubahan Harta
9)        Wakalah dan Shulhu
10)    Dhaman dan Kafalah
11)    Riba, Bank dan Asuransi
12)    Jinayat
13)    Hudud dan hikmahnya
14)    Peradilan dalam Islam
15)    Pernikahan dalam Islam
16)    Ketentuan hukum waris dalam Islam
17)    Syiasah Syar’iah
18)    Jihat
19)    Kaidah ushuliah
20)    Ijtihad

4.         Pendekatan pembelajaran
Perkuliahan dilakukan melalui berbagai pendekatan dan metode pembelajaran, yakni meliputi:
A.  Metode
-          Ceramah bervariasi
-          Tanya Jawab
-          Diskusi

B.  Tugas
-          Makalah
-          Presentasi Makalah
5.         Evaluasi
proses penilaian meliputi beberapa komponen, untuk dijadikan sebagai patokan menentukan kelulusan para peserta didik, antara lain meliputi:
1.      Presentasi perkuliahan/kehadiaran mahasiswa dalam perkuliahan sebagai syarat untuk dapat mengikuti ujian tengah semester dan ujian akhir semester.
2.      Ujian tengah semester.
3.      Ujian akhir semester.
4.      Tugas-tugas yang meliputi:
a.       Tugas individu
b.      Tugas kelompok
c.       Tugas-tugas diskusi
d.      Dan lainnya.
6.         Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan
Pertemuan 1       : Memahami Syariah, Fiqih dan ibadah
Pertemuan 2       : Pengurusan Jenazah
Pertemuan 3       : Ketentuan Zakat dalam Islam
Pertemuan 4       : Haji dan umrah
Pertemuan 5       : Qurban dan Aqiqah
Pertemuan 6       : Kepemilikan
Wakalah dan Shulhu
Pertemuan 7       : Perekonomian dalam Islam
Pertemuan 8       : Riba, Bank dan Asuransi
Pertemuan 9       : Jinayat, Hudud dan hikmahnya
Peradilan dalam Islam
Pertemuan 10     : Pernikahan dalam Islam
Pertemuan 11     : Ketentuan hukum waris dalam Islam
Pertemuan 12     : Syiasah Syar’iah
Pertemuan 13     : Jihat
Pertemuan 14     : Kaidah ushuliah
Pertemuan 15     : Ijtihad
Pertemuan 16     : UAS

7.         Daftar Rujukan
Abu Ubaidah Yusuf  bin Mukhtar as Sidawi, Fiqih Kontemporer Berdasarkan Dalil Dan Kaidah Ilmiyah, Gresik: Yayaan al Furqon al Islami, cet I, 2014
Ahmad Wardi Muslich, Fiqih Mu’amalah, Jakarta: Amzah. 2013
Ali Yusuf al Subki, Fiqih Keluarga, Jakarta: Amzah, cet. II, 2012
Masjfuk Zuhdi. Masail Fiqhiyah, Jakarta: PT Toko Gunung Agung, 1997
Muhammad Ali al Shabuni, al Mawaris fi Syari’ati al Islamiyah fi dhoui al Kitabi wa al Sunnati, Mekkah: Daaru al shabuni, 2002
Mukhtar Yahya dan Fatchur Rahman, Dasar-Dasar Pembinaan Huum Fiqih Islam, Bandung: PT Al Ma’arif, Cet. I 1986
M. Nurul Irfan, Masyrofah, Fiqih Jinayah, Jakarta: Amzah Cet.I, 2013
Wahbah al-Zuhaili, Ushul al-Fiqh, Beirut: Dar al-Fikr, cet. II,
Sayyid sabiq, Fiqih Sunnah, Bandung: PT Ama’arif, 1973
Muhammad bin Abdurahman, ad Dimasyqi, Fiqih Empat Mazhab, Bandung: Hasyimi Press, cet. II, 2004

SILABUS SEJARAH PERADABAN ISLAM IAI HAMZANWADI PANCOR



SILABUS MATA KULIAH SEJARAH PERADABAN ISLAM
INSTITUT AGAMA ISLAM HAMZANWADI (IAIH) PANCOR LOMBOK TIMUR
  1. Identifikasi Mata Kuliah
Dosen                                      : Latif Sya’roni, S.Sy. MHI.
Mata Kuliah                            : Sejarah Peradaban Islam
Nomor Kode                           : INS 017
Jumlah SKS                            : 02
Semester                                  : II (dua)
Kelompok Mata Kuliah          : MKD Institut
Program Studi                         : Ekonomi Syari’ah
Status Mata Kuliah                 : Mata Kuliah Wajib

  1. Kompetensi Mata Kuliah
Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu memahami sejarah peradaban Islam mulai dari pra Rasulullah dan masa Rasulullah saw., al Khulafa al Rasyidin, Dinasti Umaiyah, Dinasti Abbasiah, Dinasti Umaiyah Andalusia Spanyol, Dinasti-dinasti kecil, dan masa tiga kerajaan besar

  1. Deskripsi
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah dasar (MKD) institute yang diberikan kepada mahasiswa program studi Ekonomi Islam di Institut Agama Islam Hamzanwadi Pancor Lombok Timur. Dalam perkuliahan ini dibahas materi-materi yang mengenai sejarah peradaban Islam masa Rasulullah, Khulafa al Rasyidin, dinasti umaiyah, dinasti Abbasiyah, Dinasti Umaiyah di Andalusia Spanyol, dinasti-dinasti kecil dibarat dan timur Bagdad, di Afrika dan Mesir; masa tiga kerajaan besar yaitu:Dinasti Utsmaniyah, Dinasti Safawiyah, dan Dinasti Mughal.

  1. Pendekatan Pembelajaran
Perkuliahan dilakukan melalui berbagai pendekatan dan metode pembelajaran, yakni meliputi:
A.  Metode
-          Ceramah bervariasi
-          Tanya Jawab
-          Diskusi

B.  Tugas
-          Makalah
-          Presentasi Makalah

  1. Evaluasi
proses penilaian meliputi beberapa komponen, untuk dijadikan sebagai patokan menentukan kelulusan para peserta didik, antara lain meliputi:
1.      Presentasi perkuliahan/kehadiaran mahasiswa dalam perkuliahan sebagai syarat untuk dapat mengikuti ujian tengah semester dan ujian akhir semester.
2.      Ujian tengah semester.
3.      Ujian akhir semester.
4.      Tugas-tugas yang meliputi:
a.       Tugas individu
b.      Tugas kelompok
c.       Tugas-tugas diskusi
d.      Dan lainnya.
6.      Rincian Materi Perkuliahan tiap pertemuan
1)      Pertemuan pertama           : Pengantar Perkuliahan: cakupan, Target, metode, tugas, dan evaluasi
2)      Pertemuan kedua              : Peradaban Islam Masa Rasulullah
3)      Pertemuan ketiga              : Peradaban Islam Masa Abu Bakar
4)      Pertemuan keempat           : Peradaban Islam Masa Umar ibn Khatab
5)      Pertemuan kelima              : Peradaban Islam Masa Utsman ibn Affan
6)      Pertemuan keenam            : Peradaban Islam Masa Ali ibn Abi Thalib
7)      Pertemuan ketujuh            : Peradaban Islam Masa Dinasti Umaiyah I
8)      Pertemuan kedelapan        : UTS
9)      Pertemuan kesembilan      : Peradaban Islam Masa Dinasti Abbasiyah
10)  Pertemuan kesepuluh        : Peradaban Islam Masa Dinasti Umayyah II di Spanyol
11)  Pertemuan kesebelas         : Dinasti-Dinasti Kecil di Timur dan Barat Bagdad
12)  Pertemuan kedua belas     : Dinasti-Dinasti Kecil di Afrika dan Mesir
13)  Pertemuan ketiga belas     : Dinasti Utsmaniyah di Turki
14)  Pertemuan keempat belas : Dinasti Safawi di Persia
15)  Pertemuan ke lima belas    : Dinasti Mughal di India
16)  Pertemuan keenambelas    : UAS

7.      Daftar Rujukan
Buku Utama:
Ahmad Syalabi, Sejarah dan Kebudayaan Islam 1, 2 dan 3, Jakarta: Pustaka al Husna Zikra, 2004
Jaih Mubarah, Sejarah Peradaban Islam, Bandung: Pustaka Bani Quraisy, 2004
Jalal al Din al Suyuti, Tarikh al Khulafa. Jakarta: Pustaka al Kautsar, 2003
Philip K. Hitti, History of The Arabs, Jakarta: Serambi, 2006
Samsul Munir Amin,  Sejarah Peradaban Islam, Jakarta: Amzah, 2010
Syed Ameer Ali, The Spirit of Islam, Yogyakarta: Penerbit Navila, 2008
Buku Rujukan:
Abdul Fattah Abu Ghuda, 40 Strategi Pembelajaran Rasulullah, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2005
Abbas Mahmud al Aqqad, kejeniusan Umar bin Khathab, Jakarta: Pustaka Azzam, 2002
Abul ’A’la al Maududi, Khilafah dan Kerajaan, Jakarta: Karisma, 2007
Agus Musthafa, Metamorfosis Sang Nabi, Surabaya: Padma Press,
Ali Audah, Ali bin Abi Thalib, Jakarta: Litera Antar Nusa, 2004
Karen Armstrong, Sejarah Muhammad Biografi Sang Nabi, Magelang: Pustaka Horizona, 2007
Mohammad Abdo Yamani, Mengapa Muhammad saw Tidak Disembah?, Jakarta: Dar  al Kutub al Islamiyyah, 2004.
Muhammad Husain Haikal, Abu Bakr as Shiddiq, Jakarta: Litera Antar Nusa, 2004
M. Abdul Karim, Sejarah Pemikiran dan Peradaban Islam Yogyakarta: Pustaka Book Publisher, 2007
W. Montgomery Watt, Muhammad Sang Negarawan, Yogyakarta: Diglissa, 2007